Tuesday, August 17, 2021

Just Do It

Yang penting PD dulu, sola menang kalah pikir belakangan. Itu lah saya, dengan kemampuan yang pas pasan tetap percaya diri mencoba menjual kebisaan yang saya punya. Just do it now, selalu begitu yang saya alami :)

Dari ikutan lomba desain sampai coba-coba melamar menjadi fashion designer.

Lucu untuk dikenang, dan selalu menjadi cerita indah untuk dikenang kembali :)

Semoga menginspirasi :)

Ini contoh desain yang saya buat di awal belajar mendesain dengan program desain komputer, dan saya PD abis melampirkan dalam CV saya tahun 2005 :D



note : 
ini catatan saya tahun 2014 yang belum sempat saya unggah.

Baru hari ini sempat tengok blog dan ketemu draft ini.

Baiklah saya unggah saja.
Sebagai kenangan buat saya pribadi.





Tuesday, July 8, 2014

Kenangan Lomba Rancang Busana Muslimah Majalah Noor 2005

Ketemu juga sktech saya tahun 2005 :)

Sketch ini saya buat untuk kesempatan lomba rancang busana muslimah yang diadakan oleh majalah Noor.
Cerita lengkapnya ada di blog saya di sini :)


Friday, June 20, 2014

Indahnya Berbagi

Alhamdulillah sudah hampir 6 bulan saya menetap di desa, menjauh dari hiruk pikuknya kota Jakarta dan alhamdulillah makin betah :)

Semenjak memutuskan resign kerja kantoran dan langsung pindah ke desa, saya memang sudah merencanakan akan membuka usaha jasa jahit di rumah. Walopun masih sangat sederhana dan kecil-kecilan tapi hati ini lebih puas dan bangga, karena sekecil apapun usaha yang saya miliki itu adalah milik saya sendiri. Saya memang belum berhasil secara materi tapi saya sudah berhasil meninggalkan zona nyaman sebagai karyawan :)

Selain kepuasan memiliki usaha sendiri, saya juga senang bisa berbagi ilmu menjahit yang saya miliki kepada tetangga sekitar. Yuup..saya menawari belajar menjahit kepada tetangga sekitar khususnya kepada para ibu yang minat belajar menjahit. Dan alhamdulillah responnya bagus menurut saya. Sekarang ini ada 5 orang ibu yang ikut belajar menjahit di workshop saya yang sederhana. Rencana saya bila mereka sudah pintar menjahit akan saya ajak kerja sama untuk mengerjakan order jahitan milik saya.

Bismillah....semoga cita-cita saya di sini menjadi kenyataan...aamiin


Friday, October 25, 2013

Sketching

Here some of my own design
Hope you like it

You can find other design at my page Rumah Jahit Aisha Zahran

Happy sewing ;)






Tuesday, October 1, 2013

Kasih Nenek Sepanjang Masa

Tiba-tiba saya teringat manusia paling berjasa selama hidup saya. Wanita yang dengan tulus dan tanpa pamrih dengan segala kesederhanaan yang dia miliki merawat dan mendidik saya hingga saya mandiri.

Dialah nenekku tersayang, sosok ibu pengganti bagi saya.
Wanita mulia, pejuang bagi kami cucu-cucunya. Wanita yang tak kenal lelah rela membanting tulang demi kelangsungan hidup cucu-cucunya.
Wanita mulia dengan pandangan hidup sederhana, berjuang mencari nafkah supaya kami cucu-cucunya bisa bersekolah.

Wanita pejuang yang mengajarkan kepada saya untuk menjadi perempuan yang mandiri. Dengan bahasanya yang apa adanya beliau menasehati saya agar tidak menjadi perempuan yang hanya bisa pasrah dan meminta nafkah dari laki-laki. Menurut beliau perempuan itu harus bisa menghasilkan uang sendiri, dan tentu saja setelah saya dewasa dan paham, saya mengerti maksud nasehat nenek bahwa saya harus bisa menjadi perempuan yang mandiri tapi tetap menaruh hormat terhadap suami sebagai pemimpin keluarga.

Walopun tidak pernah bersekolah, beliau paham bahwa sekolah adalah salah satu cara untuk bisa meraih masa depan yang lebih baik. Karena itulah beliau selalu menyemangati saya untuk tidak malas belajar dan mau melanjutkan sekolah hingga bangku kuliah.

Rasa sayang nenek kepada kami sungguh tak pernah bisa saya lupa. Semenjak bisa membaca, saya sangat gemar membaca. Bacaan apa saja selalu menarik bagi saya saat kecil dulu, bahkan sampai sobekan koran bekaspun saya ambil dan dengan antusias saya baca. Dan ketika nenek tahu saya sangat suka membaca, beliau rajin membelikan saya bahan bacaan. Dan yang nenek tahu dan mudah untuk diperoleh hanyalah koran, maka nenek rajin membelikan saya koran, dan koran yang dia belikan untuk saya adalah koran Pos Kota. Setelah besar baru saya sadar, sebenarnya koran tersebut belumlah pantas untuk jadi konsumsi bacaan anak umur 6 tahun.
Mungkin kalau dahulu nenek adalah ibu-ibu yang terpelajar, pasti beliau sudah membelikan saya bacaan-bacaan bermutu, semisal karangan Roald Dahl, Jacqueline Wilson dan Enid Blyton...hehehehe

Nenekku sayang, sungguh jasamu tak bisa saya lupakan sampai kapanpun.
Kini nenek sudah bahagia di surga. Hanya doa yang bisa saya panjatkan untuk membalas semua jasa beliau. Dan saya ingin mengenang beliau melalui media ini.

Thursday, September 12, 2013

Never underestimate the power of a woman with a sewing machine

Saya suka sekali dengan kalimat tersebut, dan saya sudah membuktikan sendiri pengalaman-pengalaman berharga yang saya dapat dari sebuah mesin jahit.

Baiklah saya akan mulai bercerita :)

Sejak kecil saya sudah akrab dengan mesin jahit, karena kakek dan nenek saya memang memiliki usaha konveksi. Sejak bisa mengoperasikan mesin jahit saya suka membuat jahitan-jahitan sederhana yang saya bisa. Paling sering saya membuat dompet lipat kecil untuk tempat uang saku saya dari kain perca sisa produksi milik kakek.

Lulus SMP (Sekolah Menengah Pertama) saya melanjutkan ke SMK (dulu masih bernama SMKK) jurusan Tata Busana. Lulus dari SMK saya melanjutkan kuliah ke UNJ (dulu IKIP Jakarta) program studi Tata Busana.
Tuuh kaann..semua sekolah yang saya pilih berhubungan dengan mesin jahit.

Saya masih ingat (dengan jelas) sampai saat ini. Saat lulus SMK dan hendak melanjutkan kuliah, kemampuan saya diragukan oleh seorang teman. Dia bilang jarang siswa SMK bisa lulus UMPTN...hmmm...saya hanya diam karena saya sadar, kakek nenek saya tidak mampu membiayai saya untuk ikut bimbingan belajar, sedangkan teman saya itu ikut kursus dan bimbingan belajar. Tapiiii....apa daya...ternyata saya lolos dan bisa kuliah :D....dan teman saya justru tidak lolos UMPTN...hehehe..bukan sombong sihh..cuma kesel aja gitu didoakan tidak lulus :P

Setelah masuk SMK, saya makin akrab dengan mesin jahit dan ilmu jahit menjahit saya makin bertambah dan makin terampil. Saat itu saya sudah PD menerima order jahitan. Oleh Kakek saya diberi sebuah mesin jahit tua, merknya "No Name"..hehehehe..karna saking tuanya itu mesin, bodynya demikian polosnya dan saya tidak menemukan tulisan merknya (atau saya lupa mencari mungkin :P. Dan biarpun body mesin sudah rontok semua catnya, tapi masih bagus kualitas jahitan yang dihasilkan loh.

Saya juga PD menjahitkan baju guru-guru saya, senang karna ketrampilan menjahit saya makin terasah, tapi sedih juga karna saya tidak dibayar...hiks...hiks..hiks...padahal saya butuh buat bayar sekolah loh buuuu, paling enggak diganti dong bu biaya kancing, benang dan viselin yang saya beli dengan uang jajan saya :(  *curhat colongan :P
Ah, tapi tak apa, saya harus tetap berterima kasih karna ibu guru percaya bahan baju mereka saya gunting-gunting dengan penuh percaya diri..lah kalo salah gunting bisa kena "setrap" (hukuman) saya :P
Dan andai saya nanti jadi Guru, saya akan membayar jahitan murid saya....kasian gitu loh sudah meluangkan waktu menjahitkan baju kok ya tidak diberi sedikit apresiasi :)

Semenjak makin lancar ilmu menjahit saya, sejak itulah saya mulai bisa mandiri...Alhamdulillah :D
Walo tidak banyak, sejak SMK saya sudah bisa punya uang jajan sendiri.
Lanjut sampai kuliah, alhamdulillah saya bisa membiayai kuliah dan jajan saya dari hasil menjahit sampai saya lulus kuliah.

Tuuhh..kan..jangan menyepelekan ilmu jahit menjahit ya...dibilang gak keren lah, dibilang tukang jahit lah..bla..blaa..bla..
Biarpun disepelekan, biarpun dibilang tukang jahit, tapi terbukti loh ilmu jahit menjahit memiliki daya ekonomi tinggi. Setidaknya kita bisa menghemat pengeluaran belanja baju. Dan akan makin bermanfaat saat kita buka usaha jasa jahit menjahit, pemasukan keuangan bisa aman kan??, dapur bisa tetap ngebul :D

Jadi, saya ingatkan sekali lagi...wahai sodara-sodara!!! janganlah kamu sekalian merendahkan kemampuan jahit menjahit, karena dengan jahit menjahit bisa menggerakkan roda ekonomi keluarga, dan membuka peluang lapangan kerja :D

Saya bersyukur diberi kemampuan terampil jahit menjahit dan berencana membuka usaha jasa rumah jahit ,saya juga akan memajang hasil karya saya di page yang saya buat di Facebook, klik dan like yaa teman :)...semoga bisa berhasil nantinya..aamiin :)

sumber gambar dari sini


sumber gambar dari sini

Happy sewing ah ;)

Wednesday, August 14, 2013

White Embroidery Baby Dress

Ini baby dress pertama yang sempat saya buat untuk putri cantik Aisha.
Disempat-sempatkan menjahit disela-sela kesibukan mengurus bayi :)

Bayi Aisha belum bisa ditinggal terlalu lama waktu itu, dan masih sering terbangun kaget, makanya dress ini saya buat 100% jahit tangan :)

Maaf untuk kualitas foto yang tidak bagus, saya menggunakan kamera phonecell.

Semoga menginspirasi

Happy sewing ;)



Monday, July 22, 2013

Miss Tience Mencari Cinta

Jaman dahulu kala, tersebutlah seorang gadis manis yang sedang mencari cinta sejati.
Si gadis berusaha tebar pesona kepada pemuda-pemuda.

Seiring waktu berjalan, ada seorang pemuda yang sepertinya menarik hati sang gadis, maka berkenalanlah mereka dan berjanji untuk bertemu di suatu tempat.

Singkat cerita tibalah hari pertemuan yang ditunggu. Mereka memesan makanan dan minuman. Mereka saling bertukar cerita dengan asiknya. Sepanjang pertemuan, si gadis berkali-kali memesan minuman. Tak terasa sudah beberapa jam mereka mengobrol dan sepertinya sudah cukup waktu untuk berpamitan.
Dan saat si pemuda hendak membayar makanan dan minuman yang mereka pesan, terkejutlah si pemuda melihat bergelas-gelas minuman yang telah dipesan si gadis

Ternyata gadis manis dan imut yang ada dihadapannya doyan minum, dan tanpa malu-malu berkali-kali memesan bermacam minuman yang cukup lumayan harganya. Alhasil si pemuda pulang dengan rasa "ilfil", sementara si gadis pulang dengan rasa kenyang, senang, dan kebelet pipis kebanyakan minum.


oooo..aaa...laaahh..kelakuan Miss Tience..gak ada jaim-jaimnya..katanya mau menarik hati pemuda, kalau begitu kelakuannya mana bisa bikin tertarik :))


Monday, July 1, 2013

Sebuah Nama Berjuta Doa

Kali ini Miss Tience ingin berbagi bahagia lagi. Uppss..sudah bukan Miss Tience lagi dong, karena Miss Tience sudah punya junior sekarang, jadi boleh dong berubah jadi Mommy Tience :)

Alhamdulillah tanggal 01 Juni 2013 yang lalu telah lahir putri cantik Mommy Tience. Dengan berjuta harapan dan doa, Mommy Tience memberi nama putri kecilnya "AISHA KHUMAIRA ZAHRAN".

Sebenarnya alasan pemberian nama untuk Aisha agak sedikit konyol, tapi semoga doa yang teruntai dibalik nama tersebut bisa diijabah nantinya. Googling sana sini banyak sekali contoh nama-nama bayi dari yang unik sampai dengan nama yang terdengar imut di telinga.

Mommy Tience memilih nama yang tidak sekedar imut saat disebut waktu si putri masih anak-anak, tapi ingin sekali nama putrinya terdengar berwibawa saat dia besar nanti.
Kelak bila si putri jadi orang penting, misalnya sudah jadi ilmuwan, atau cendekia kan keren tuh namanya, misalnya Prof.DR Aisha K Zahran..hehehehe...berwibawa kan??

Semoga kelak Aisha bisa menjadi orang yang bermanfaat untuk agama dan lingkungannya..aamiin


Aisha, 36 days

Aisha 36 days


Wednesday, March 27, 2013

Kisah Kecap dan Tahu

Sejak jaman dahulu kala Kecap selalu berselisih dengan Tahu.
Karena kecap iri,dia berwarna hitam sedangkan tahu berwarna putih, padahal mereka berasal dari keluarga yang sama, yaitu Kedelai.
Keduanya tak pernah akur, sampai membuat pusing seluruh keluarga Kedelai.
Untuk mendamaikan keduanya,keluarga kedelai sepakat untuk menjodohkan mereka.
Mak comblang pun dimintai jasa dalam perjodohan ini.
Singkat kata perjodohan berhasil,kecap akhirnya mencintai tahu, dan merekapun menikah.
Dari pernikahan mereka lahirlah bayi cantik yang diberi nama Semur tahu.


Kisah yg mengharukan ^_^

Tuesday, January 15, 2013

Koreksi Diri Melecut Semangat

Posting pertama di awal tahun :)
Senangnya jalan-jalan ke blog teman-teman crafter, saya kagum dengan hasil karya mereka, kagum dengan semangat berkarya mereka. Saya jadi berpikir, kenapa saya yang punya basic ilmu jahit menjahit tidak bisa seantusias mereka yaa ???

Betapa pemalasnya saya. Saya kurang memaksimalkan kemampuan yang saya punya. Jadi malu hati. Saya kalah langkah. Belum lagi melihat teman-teman yang sukses menjadi pengusaha konfeksi, modiste, padahal basic mereka bukan lulusan Tata Busana, aaiiihh..makin malu saya.

Malu karena tidak segigih mereka, malu kurang giat berusaha, malu tidak fokus melihat kemampuan saya.
Semangat...semangat...harus niatkan dari sekarang untuk lebih giat dan kreatif !.

Wednesday, December 26, 2012

Surat untuk Bunda


Bunda sayang...apa kabarmu hari ini?
Sehatkah Bunda ??
Ananda di sini Alhamdulillah sehat-sehat saja…

Bunda, ananda mohon maaf bila bunda merasa sakit hati pada ananda,
Bunda, kalau ananda boleh meminta pada Tuhan, ananda ingin bisa memilih dilahirkan dari bunda yang lain.
Apakah itu salah bunda?

Ananda hanya ingin selalu mendengar kata-kata lembut dari mulut bunda, bukan hinaan dan cacian.
Apakah itu salah bunda?

Kata orang bila anak tumbuh dalam lingkungan yang baik, maka anak akan menjadi pribadi yang baik.
Tapi ananda tak bisa menolak bunda, ananda terlalu lemah untuk bisa memilih keluarga mana yang bisa ananda tinggali untuk merawat ananda dengan kasih sayang dan kelembutan.

Bunda, arti sayang itu bukan hanya memberi makan dan baju sajakan???
Ananda juga ingin bisa seperti anak yang lain, selalu disirami dengan kata-kata lembut dan sejuk.

Bunda, bila sekarang nanda tumbuh menjadi anak liar dan berperilaku kurang baik, apakah sepenuhnya selalu salah nanda??
Nanda masih butuh bimbingan, tapi nanda tak tahu harus mencari kemana.

Bunda, apakah kehadiran nanda sungguh merepotkan bunda?
Bunda, apakah salah nanda bila nanda sampai hadir dalam rahim bunda? Sedangkan nanda tak bisa memutuskan pada siapa nanda akan dikandung.

Bunda, semoga satu hari nanti kita semua bisa berkumpul dalam kasih sayang.


Note :
Curhat seorang anak yang berharap bisa hidup normal dalam keluarga seperti anak-anak lainnya.
Semoga satu hari nanti semua menjadi lebih baik
Masing-masing pihak menyadari kesalahan dan mau memperbaiki diri.

Semoga bisa menjadi pelajaran untuk saya calon ibu untuk selalu membesarkan anak-anak saya dalam kasih sayang dan kebaikan.
Semoga tidak terjadi pada anak-anak lain.
Saya tahu seorang anak yang durhaka pada ibunya sangat berdosa besar, tetapi Islam tidak melihat satu sisi saja lalu melalaikan sisi yang lain.

Link berikut semoga bisa menjelaskan lebih baik secara pandangan Islam http://www.kabarislam.com/artikel-motivasi/ketika-orang-tua-justru-durhaka-kepada-anaknya

Catatan Kecil Miss Tience

Saya agak tergelitik saat ada orang yang mengkhawatirkan tentang kelangsungan hidup orang lain diukur dari materi yang dimiliki. Mengukur kemapanan orang lain dari materi yang dimiliki.
Khawatir cukupkah pendapatan yang dimiliki untuk menghidupi keluarganya?
Cukupkah untuk biaya sekolah anak-anaknya? Cukupkah untuk sandang pangannya??

Memang benar makin lama biaya hidup akan semakin mahal. Memang benar biaya pendidikan semakin mahal. Tapi dari bagian mana diukur mahal atau tidaknya??
Biaya pendidikan tentu mahal kalau ukuran yang dilihat adalah sekolah swasta international berbiaya mahal. Dan mutlak berpendapat bahwa lulusan sekolah tersebut sudah pasti bagus dan bermutu. Biaya sandang tentu mahal bila yang diukur baju-baju mahal kelas mall dan bermerk. Biaya makan tentu mahal bila yang diukur lauk pauk berharga tinggi.Rumah yang bagus itu berarti rumah gedung yang mewah. Mobil yang bagus itu berarti keluaran terbaru berharga tinggi.Pekerjaan yang bagus itu berarti bekerja pada sebuah instansi bergaji tinggi :)

Bagaimana kalau kita berfikir lebih sederhana??? Pendidikan yang paling bagus adalah pendidikan budi pekerti dan ahklak yang baik yang diajarkan oleh kedua orang tua. Baguslah anak memperoleh angka bagus di sekolah, tapi jangan lupa budipekerti anak juga harus labih bagus dari sekedar angka yang tercetak di kertas.

Sandang yang bagus adalah terpenuhinya kepantasan berbusana yang bersih dan rapi. Baju tidak harus mahal untuk bisa dinilai bagus. Bersih dan layak pakai menurut saya sama bagusnya dengan baju mahal.

Makanan yang sehat tidak selalu berharga mahal. Lauk sederhana tapi bergizi saya yakin banyak tersedia.

Rumah yang bagus tidak harus gedung mewah. Rumah kayu sederhana yang bersih, ditambah para penghuninya yang saling menyayangi dan berahklak mulia jauh lebih nyaman dihuni daripada sekedar sebentuk bangunan tembok berlantai marmer.

Pekerjaan yang bagus tidak selalu berarti bekerja pada sebuah instansi bergengsi. Pekerjaan yang halal dan barokah sama bagusnya dengan posisi tertinggi di sebuah instansi. Apalagi bila pekerjaan yang dilakukan dengan tujuan mulia yaitu mencari rejeki yang halal untuk kelangsungan hidup keluarga. Saya yakin rejeki yang diperoleh jauh lebih barokah.

Semua kembali kepada tujuan hidup masing-masing individu. Apakah 100 % tujuan hidupnya adalah mengumpulkan materi sebanyak-banyaknya untuk tujuan hidup makmur di dunia saja??? 
Atau mencari materi secukupnya dan mengimbanginya dengan tujuan hidup di akhirat nanti??? Semua terserah masing-masing individu.

Saya hanya ingin bersyukur dan menikmati cara hidup sederhana bersama keluarga saya. Saya tak peduli bila teman saya memiliki rumah mewah dan bermobil mahal. Saya sangat bersyukur memiliki rumah sederhana dan kendaraan layak pakai yang siap mengantar saya dan keluarga kemana kami pergi. 

Saya tidak iri teman saya bisa menyekolahkan anak-anaknya ke sekolah berbiaya mahal. Saya hanya ingin anak-anak saya bisa bersekolah dan memiliki akhlak yang bagus, dan selalu ingat bahwa pintar itu tidak selalu dilambangkan dengan angka tinggi. Pintar itu adalah kelak bila anak saya bisa hidup mandiri dan bisa menyikapi kerasnya hidup dengan kreatif.

Saya tidak iri melihat teman saya bisa memasukan anaknya les ini itu. Saya sangat bangga bila anak-anak saya kreatif, terampil dan berahklak mulia :)

Saya tidak iri melihat suami teman saya bekerja di sebuah instansi dengan gaji tinggi dan berbaju rapi. Saya tetap bangga dan hormat kepada suami saya yang selalu berusaha menafkahi keluarganya dengan jalan yang halal dan berkah.

Saya tidak hendak berfilosofi atau menentang teori hidup mapan. Saya hanya bersyukur dan menikmati segala nikmat dan rejeki yang telah Allah SWT beri untuk keluarga kami. Nikmat sehat, nikmat iman, nikmat Islam :)

"Mengapa kamu takut hidup miskin bila kamu tahu ada Allah yang Maha Kaya?"

Terima kasih untuk suami saya yang banyak mengajarkan arti hidup penuh syukur, memperlihatkan dunia lain yang selama ini saya tidak tahu :)

Friday, December 21, 2012

Yummy and Sexy Food A la Miss Tience at Bangkok

Tahun 2009 Miss Tience berkesempatan jalan-jalan gratis ke Bangkok. Yang tidak bisa dilupakan sepulang dari Bangkok adalah rasa makanannya. 
Rasa pedas asam yang mendominasi makanan Thailand meninggalkan jejak dilidah sampai di tanah air.

Saking terkesannya dengan rasa makanan negeri Gajah Putih, Miss Tience langsung pergi ke toko buku dan mencari resep masakan terkenal Tom Yam.
Dan merasa menyesal kenapa tidak mencoba semuan jajanan di sana..aaahhh..semoga lain waktu Miss Tience punya banyak rejeki dan bisa berkunjung lagi ke sana...aamiin :)



only 10 bath perpack
perhatiin tempat limun limun itu...bersih ya..ga kayak di jakarta, pake box plastik dan udah kumel..hehehe
@Jatuchak, Bangkok (Maret 2009)

Mangkok sajinya bersih yaa...bikin ngiler ...only 20 bath for 3 topping ;), 
rasanya seperti es campur di Jakarta — at Jatuchak
uppss...salah setting tanggal di kamera :))



Yummy and Sexy Food A la Miss Tience at Hongkong and China

Saat ada kesempatan berkunjung ke suatu tempat, hal yang tidak boleh dilewatkan adalah mencicipi rasa makanan setempat.

Dan kesukaan Miss Tience adalah mendokumentasikan makanan setempat yang menurut Miss Tience layak untuk ditiru dan menginspirasi..hehehe...biasa deh otak dagang jalan terus dimanapun berada.

Rasa makanan di Hongkong dan China menurut lidah Miss Tience kurang greget alias agak hambar dilidah Miss Tience yang sudah terbiasa menyantap makanan Indonesia yang kaya rempah.

Ada baiknya kita bawa bekal sambal sachet, abon atau kecap yang biasa kita santap untuk menyiasati rasa asing makanan setempat.

Foto-foto makanan lokal saat jalan-jalan gratis ke Hongkong dan China tahun 2011.

Tanghulu, chinese traditional candy
manisan buah dicelup karamel..yummyyy :)
price 5 yuan. Rasa buahnya mirip buah pear


Ibu penjual manisan.
Kalau nonton film silat China, sering lihat adegan anak kecil makan manisan itu :)




Cara mereka menyajikan jualan buah potong boleh ditiru :)




Chinese tea, teh pahit teman makan





Suka teko tehnyaaaaa ;)











Bubur encer, katanya makanan pembuka saat sarapan.
Kami disuguhi bubur ini saat pertama kali mendarat di bandara Hongkong, sarapan pagi dibuka dengan bubur ini, rasanya hambar dilidah...maklum Miss Tience penyuka pedas gurih :)





Malatang, jajanan semacem sate tapi nggak dibakar, direbus trus dipakein saos pedes....lucu liat orang sana wara wiri makan aneka jajanan tusukan ini :)
@hk city
 — at Hongkong City





Display makanannya menggoda, tapi nggak berani makan takut ada sesuatu yang tidak halal :)





Makanan terkenal negeri tirai bambu apa lagi kalau bukan "Bebek Peking"
Rasanya cukup yummy :)




Jalan-jalan Miss Tience

Tiba-tiba Miss Tience terkenang saat masih sekolah sering bercita-cita suatu hari nanti bisa pergi keluar negeri. Padahal Miss Tience sadar kalau dirinya bukan anak orang berada, tapi Miss Tience yakin kalau suatu hari nanti bisa terwujud cita-citanya.

Bahkan saking kepinginnya bisa pergi ke luar negeri, Miss Tience punya kebiasaan sedikit aneh. Miss Tience suka menggunting foto dirinya dan menempelnya diatas guntingan majalah bergambar kota di luar negeri...hihihi..lucu kalo diingat.

Dan Miss Tience saat sekolah dulu juga punya kebiasaan buruk, yaitu suka tidur di kelas. Entah mengapa mata Miss Tience selalu ingin terpejam saat guru mulai menerangkan pelajaran. Eitts...tapi tidak semua mata pelajaran loh ya, ada beberapa mata pelajaran yang bikin Miss Tience selalu betah terjaga sampai bell sekolah berbunyi.Kebiasaan tidur di kelas menjadi olok-olok teman-teman Miss Tience, mereka bilang kalau Miss Tience bakalan ketinggalan kalau jalan-jalan ke Jepang karena hobbie tidurnya..hehehehe

Kembali ke mimpi Miss Tience yang ingin bisa pergi ke luar negeri, akhirnya kesampaian juga kesempatan itu. Walopun bukan dari biaya pribadi, tapi setidaknya sudah terwujud bisa naik pesawat terbang dan melintasi lautan untuk mendarat di negeri seberang. Kesempatan itu datang saat Miss Tience sudah bekerja dan kebetulan setiap tahun ada jadwal jalan-jalan keluar negeri dari kantor tempat Miss Tience bekerja.

Walaupun baru tiga negara yang baru bisa Miss Tience kunjungi dengan biaya kantor, tapi Miss Tience sangat bersyukur dan tetap menyimpan impiannya yang melambung tinggi.
Semoga setelah ini akan selalu ada perjalanan berikutnya, dan yang paling diimpikan Miss Tience apa lagi kalau bukan ingin bisa menginjakan kaki di tanah suci Mekah...aamiin

Kesempatan pertama ke luar negeri tahun 2007, Miss Tience bisa juga mendarat di negara terdekat Singapore

Tahun 2009, Miss Tience jalan-jalan gratis ke Bangkok, Thailand

Tahun 2011, pas banget ulang tahun Miss Tience, anggap saja hadiah ultah bisa jalan-jalan gratis ke Hongkong

Menyeberang ke negeri China, bisa juga keliling dunia dalam dalam satu hari...yaaaapp, miniatur dunia ada semua di taman rekreasi di Window of The World, Sehzhen, China

Tangan Kreatif

Ternyata tanpa disadari keluarga Saya berbakat menjadi crafter :)
Saya ingat kakak pertama saya suka membuat hiasan dinding Kristik, tapi sayang hasil karya kakak tidak terdokumentasi. Bila ada waktu saya ingin bisa menyempatkan diri mendokumentasikan.

Rupanya kesenangan akan barang handmade menurun kepada anak-anaknya. Bukan itu saja, bahkan keponakan saya makin kreatif dengan menawarkan hasil karyanya kepada teman-temannya. Semoga saja suatu hari nanti usahanya bukan hanya sekedar iseng pengisi waktu luang tapi bisa berkembang menjadi bisnis yang serius :)

Sedikit contoh yang pernah dibuat oleh keponakan saya waktu ada event bazaar di sekolahnya.



Wednesday, December 5, 2012

Menjahit Aplikasi Perca dengan Tusuk Hias Tikam Jejak

Selain menggunakan tusuk hias Feston, menjahit aplikasi perca juga bisa memakai variasi tusuk hias tikam jejak.
Hasilnya menurut saya malah unik, karena menyisakan pinggiran kain yang bisa berumbai setelah di cuci.
Akan lebih bagus lagi bila kita pakai bahan kaos, karena efek melinting kainnya membuat hasil aplikasi lebih cantik.
Teman-teman juga bisa membuat variasi dua tumpukan kain kaos dengan lebar yang berbeda, hasilnya jadi lebih hidup.

Berikut langkah-langkahnya.











Maaf kualitas foto tidak bagus, semoga tetap cukup jelas dan mudah diikuti.
Happy crafting :)

Cara Menjahit Aplikasi Kain Perca dengan Tusuk Hias Feston

Beberapa hari yang lalu saya mendapat email dari pembaca blog saya, dia menanyakan cara menjahit aplikasi kain perca.
Demi memenuhi janji saya padanya, saya posting disini step by stepnya.
Semoga bisa bermanfaat bagi pembaca yang lain :)

1. Siapkan alat dan bahan berupa kain perca, gunting, jarum, benang sulam, viselin, lem
2. Lapisi perca dengan viselin,bagian yang ada perekatnya tempelkan dibagian bawah kain, setrika hingga  
     kuat melekat
3. Bentuk perca sesuai motif yang kita inginkan
4. Letakkan perca tadi pada tempat yang kita kehendaki, bantu dengan lem
5. Jahit tepi perca dengan tusuk feston atau tusuk hias lainnya.

Lapisi biselin pada bagian bawah kain, untuk membantu serat kain tidak mudah lepas, dan memudahkan membentuk pola yang diinginkan

Setelah kita gunting perca sesuai pola yang kita inginkan, letakkan pada posisi yang diinginkan dan bantu dengan lem


Langkah membuat tusuk hias feston






Persiapan menjahit perca

Aplikasikan langkah-langkah membuat tusuk feston di atas 


Hasil akhir, maaf kurang rapi :)


Mohon maaf kualitas gambar masih belum bagus, semoga masih cukup jelas.
Happy crafting :)